.
Home » , , , , » Puting Beliung Rusak Bangunan di Tanah Datar & Payakumbuh

Puting Beliung Rusak Bangunan di Tanah Datar & Payakumbuh

Ditulih Unknown pado hari Sabtu, 22 September 2012 | 06.12


INILAH.COM | Batusangkar - Setelah Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota diterjang angin puting beliung, Jumat (21/9) kemarin giliran Kota Payakumbuh dan Nagari Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar yang diterpa angin berputar tersebut. Akibatnya, 24 bangunan rusak.

Di Kota Payakumbuh, terdapat tiga bangunan rusak dan belasan billboard yang berada di sepanjang Jalan Sudirman tepatnya dikelurahan Nankodok serta puluhan pohon kayu, tumbang. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.45 WIB.

Di Nagari Tigo Jangko, Lintau Buo, dampak puting beliung ini lebih parah lagi. Sebanyak 21 buah bangunan rumah warga termasuk satu buah bangunan Puskesmas menjadi porak-poranda.

Data yang diperoleh dari Wali Jorong Gunung Saribu Tigo Jangko M Djamil tadi malam, 21 buah bangunan yang rusak diterjang angin puting beliung itu adalah bangunan rumah milik Lizar Pono, Eni,Wan Ucu, Ici Karim, Jhon, Thamrin, Dinung, Hersiar, Kombon, Sutan Maksum, Ririn, Ilin, Nila, Isap Indo, Siar, Rio Gindo, sebagian atapnya rontok diterjang angin.

Bangunaan rumah Tina, Sinu, Yun Pajok dan satu bangunan Puskesmas yang ada di Jorong Gunung Saribu juga menjadi korban angin puting beliung atapnya terkelupas diterjang angin yang datang secara tiba-tiba itu.

Sementara itu, Kepala BPBD Tanah Datar Altri Suandi kepada Haluan, mengatakan sejak pukul 13.00 WIB Jumat hujan turun cukup lebat di kawasan Kabupaten Tanah Datar yang disertai hembusan angin yang cukup kencang.

“Musibah angin kencang yang lebih dikenal sebagai puting beliung itu melanda wilayah pemukiman warga Jorong Gunung Saribu Nagari Tigo Jangko Lintau Buo, menyebabkaan sejumlah rumah warga menjadi porak poranda. Kerugian mencapai ratusan juta rupiah,” tutur Kepala BPBD Tanah Datar Altri Suandi.

Untuk memberikan pertolongan bagi bangunan rumah yang mengalami rusak akibat dihimpit pepohonan yang tumbang, telah diturunkan sejumlah anggota relawan SAR BPBD Tanah Datar dengan menggunakan peralataan pemotong marerial kayu.

“Sebagian besar atap rumah warga di Jorong Gunung Saribu diterbangkan angin hingga mencapai puluhan meter dari lokasi pemukiman, sehingga sampai tadi malam warga menjadi kedinginan dan berselimutkan embun,” tutur Kasi Kesiapsiagaan BPBD Tanah Datar Syarifuddin dari lkokasi bencana tersebut kepada Haluan tadi malam.

Salah seorang warga setempat Yulitasmi kepada menuturkan, bencana angin puting beliung datang secara tiba-tiba sekitar pukul 15.00 WIB yang disertai hujan ribut, sehingga sangat mencemaskan warga.

“Pohon kayu seakan berlaga satu sama lainnya disertai bunyi gemuruh. Setelah sepuluh menit berselang, kami mendapat kabar sejumlah rumah warga ditimpa pohon kelapa dan pohon durian yang tumbang diterjang angin,” tutur Yulitasmi.

Begitu mendengar ada rumah warga yang mengalami musibah, masyarakat berbondong-bondong menghampiri lokasi kejadian.

Angin puting beliung di Payakumbuh berkecepatan di atas 90 km/jam. Begitu kuatnya tiupan angin, ada warga yang beranggapan hari akan kiamat. Apalagi peristiwa ini terjadi pada hari Jumat.

Angin kencang itu melewati 2 kecamatan, yakni Kecamatan Payakumbuh Timur dan Payakumbuh Utara. Di Payakumbuh Timur, angin melalui kelurahan Balai Batimah dan menuju ke Kelurahan Tiakar.

“Setelah itu, angin menuju ke arah Payakumbuh Utara. Selanjutnya angin menyembar Kelurahan Nankodok dan Payolinyam,” kata Herman (34) warga kelurahan Nankodok.

Camat Payakumbuh Utara, Syafrilwandi yang meninjau langsung tempat musibah angin putting beliung di Kelurahan Nankodok mengatakan, angin puting beliung memang sangat kencang dan bergerak secara cepat.

“Alhamdulilah, akibat kejadian ini tidak menimbulkan korban yang begitu banyak, tetapi puluhan pohon tumbang. Angin yang terbilang sangat kencang itu, membuat warga jadi trauma,”ungkap Syafrilwandi.

Secara terpisah, Camat Payakumbuh Timur Yurida Fatwa mengungkapkan, di Kecamatan Payakumbuh Timur 1 rumah rusak berat akibat dihimpit pohon kelapa, 1 gudang penyimpan ayam rusak ringan akibat atapnya diterbangkan angin sejauh 100 meter dan 1 kandang sapi roboh serta puluhan pohon tumbang diterjang angin putting beliung tersebut. Sampai berita ini diturunkan, belum satupun bantuan yang datang
Share this article :
Komentar
0 Komentar

0 komentar :

Posting Komentar

.